Beli apa yaa buat suvenir? Kalau saya pengennya yang "gue banget". Sebagai anak biologi yang berbangga hati, saya pengen banget "green souvenir" alias mendukung perbaikan lingkungan.. ada beberapa pilihan yang terpikirkan oleh saya, antara lain:

Pohon
Seperti biasa, yang pertama saya lakukan adalah googling dan memutuskan dari pilihan-pilihan yang ada. Yang saya temukan ada dua, The Green Couple dan ArdiAnts Project, juga ada rekomendasi dari blog ini.

Dari The Green Couple ada beberapa pilihan 

Gambar sisip 1

Minimax Spider | 5.100 IDR

Bagian yang paling penting dalam mempersiapkan pernikahan adalah urusan administrasi. Saya setuju dengan Mirza, ekspektasi yang selalu ada ketika berurusan dengan pemerintahan adalah sistem birokrasi yang merepotkan, lama, dan pungutan liar (pungli). Tapi mau bagaimana lagi.. ini semua harus dihadapi. hahaa

Semangaat! :D

Berkas yang harus disiapkan:
  • Fotokopi KTP = 5 lembar
  • Fotokopi KK = 5 lembar
  • Materai 6000
  • Pas foto berwarna latar belakang biru:
    • 2 x 3 cm = 4 lembar
    • 4 x 6 cm = 2 lembar
  • Alat tulis
  • Kesabaran

Pencarian cincin dimulai dengan mencari informasi di berbagai blog bridezilla. Kebanyakan calon pengantin ternyata membeli di toko emas terkenal, Toko Mas Kaliem. Toko ini adanya di daerah Blok M. Katanya sih, toko ini memang banyak sekali pilihannya dan memang spesialis cincin kawin, tapi harga di atas rata-rata. Kalau liat dari fotonya sih, emang terlihat besar sekali yah, panjaaaangg. Oleh karena agak jauh dan katanya harga lebih mahal, jadilah saya ngga berkunjung kesana.

Sumber gambar: http://goo.gl/Gh2Qgn
Dekorasi lamaran saya temanya cokelat-putih-batik. Di dekorasi oleh Ibu dan saya.

Hal pertama yang dilakukan adalah merapikan rumah. Rumah di cat warna krem, lemari yang tadinya ada di ruang tamu dipindah ke kamar Abit dan Ibu. Tembok teras dan pintu depan di cat.

Terus pinjam kursi kayu punya tetangga, ada beberapa bangku murid SD, bangku guru, juga ada kursi jawa. Kebetulan tetangga saya bisa bikin furniture, jadi ada stok yang bisa dipinjam di rumahnya.. Alhamdulillah yaah.



Buat dekorasi rumah, saya pengen ada bunga-bunga segar untuk penghias ruangan.

 Ada tiga pilihan tempat beli bunga potong di Jakarta, yaitu Rawa Belong, Cikini, dan Tebet. Rawa Belong ada di deket Tanah Abang kalo ngga salah dari Stasiun Tanah Abang harus naik angkot lagi satu kali. Pasar bunga tebet ada di dekat SMA 26, sedangkan Pasar Kembang Cikini ada di seberang Stasiun Cikini.

Oleh karena saya hanya punya waktu yang sangat terbatas, akhirnya saya memutuskan ke Cikini aja biar dekat dengan stasiun. Ditemani oleh sahabat tercinta, Labibah Qotrunnada.

Pasar Kembang Cikini mudah di akses, tinggal naik kereta turun di Stasiun Cikini, terus belok kiri karena pasar kembang ada di sebelum McDonald. Dari persimpangan jalan itu masih lurus terus, pasarnya ada di ujung jalan. Jumlah tokonya pun tidak banyak, kurang lebih hanya sekitar 25 toko. Kalau memang tidak buru-buru dan punya waktu untuk ke Rawa Belong, sebaiknya langsung saja ke Rawa Belong. Karena ternyata para pedagang bunga di Pasar Kembang Cikini beli bunganya di Rawa Belong. Pasti di Rawa Belong jauh lebih murah dan banyak pilihan.

Biar kece-kece dan bagus dilihat, jadilah saya dan keluarga mau seragaman. Temanya putih-batik.

Kebaya putih beli di bazar waktu itu ada di Margo City.

Kain batik untuk lamaran belinya di Thamrin City (Tamcit). Saya kurang tau ke Thamrin City kalau naik angkutan umum lewat mana, karena kemarin kesana diantar sama Mirza. Di Thamrin City itu ada Cafe Tanamera, jadi si ganteng ngga usah pusing ikutan puter-puter belanja, tinggal nunggu di Tanamera. Kebetulan dia juga kenal sama barista-baristanya.

Thamrin City ini memang pusatnya batik, pilihannya banyak sekali sampai bikin bingung. Dari mulai kain warna pastel sampai kain batik pakem. Dari mulai batik cirebon sampai tenun, batik tulis sampai batik cap, kain ataupun baju panjang, ada semua. Buka dari jam 9 sampai jam 5 sore.

Motif kain saya kompakan sama kemeja Mirza. Beli di Toko Arjuna. Batik yang saya pilih ini batik pakem solo, ciri khasnya adalah warnanya, yaitu cokelat tua dan cokelat muda agak jingga. Harga kainnya Rp 90,000, lebih murah Rp 50,000 dibandingkan kemejanya Mirza. Beginilah jadinya..


Alhamdulillah saya punya teman baik hati yang jago fotografi, namanya Niken Andriani. Seneng rasanya ada Niken yang datang ke acara lamaran saya.. Karena anaknya asik, seru, dan santai hihi kerjanya juga profesional banget, diarahin dengan sabar dan seru, sopan kalau ngajak bicara para sepuh-sepuh, pokoknya oke banget deh! Bahkan dia H-1 ke rumah saya dulu buat cari angle dan siap-siap, tapi sayang rumah saya mati lampu jadi dia ngga bisa berlama-lama deh hehe

Ini ada beberapa fotonyaa
di pojokan rumah sebelum Mirza dan keluarga datang *lipstik kurang ngejreng hihihi*