persiapan administrasi pernikahan

, , 4 comments
Bagian yang paling penting dalam mempersiapkan pernikahan adalah urusan administrasi. Saya setuju dengan Mirza, ekspektasi yang selalu ada ketika berurusan dengan pemerintahan adalah sistem birokrasi yang merepotkan, lama, dan pungutan liar (pungli). Tapi mau bagaimana lagi.. ini semua harus dihadapi. hahaa

Semangaat! :D

Berkas yang harus disiapkan:
  • Fotokopi KTP = 5 lembar
  • Fotokopi KK = 5 lembar
  • Materai 6000
  • Pas foto berwarna latar belakang biru:
    • 2 x 3 cm = 4 lembar
    • 4 x 6 cm = 2 lembar
  • Alat tulis
  • Kesabaran

Proses yang harus kita lalui adalah..





Mirza enak banget, dia minta tolong Pak RT ngurus adminstrasinya sampai KUA tempat dia tinggal, jadinya ngga perlu bolos kerja. Tapi jangan lupa ngasih uang lelah ke Pak RT nya yaa..

Kemarin saya ke kantor RT dan RW malam hari setelah maghrib. Lalu besokannya ke kelurahan - kecamatan - KUA tempat tinggal, dikerjakan dalam satu hari.

Oleh karena saya berencana nikah di Gedung PPSDM, Hangjebat maka penghulunya harus dari KUA setempat yaitu di KUA Kebayoran Baru. Tapi sebelum ke KUA Kebayoran Baru, kita harus mengurus surat pengantar dari KUA di tempat tinggal masing-masing.

Biaya adminstrasi di KUA hanya Rp 30.000. Ketika mengurus surat pengantar dari KUA tempat tinggal, alias di KUA Pasar Minggu, saya dimintain Rp 125,000 oleh salah satu petugas berjilbab!! Bete banget ngga sih.. masa namanya aja Kantor Urusan Agama dan petugasnya jilbab an semua tapi korupsinya terang-terangan gitu. Kalau bilangnya buat sumbangan, jangan mau, mereka kan udah dibayar pakai uang rakyat, kok masih minta sumbangan lagi.. Idih.. malu sama tuhan woy! Akhirnya saya bayar Rp 50,000 karena mereka maksa minta uang buat surat pengantar ke KUA tempat nikah.

Untunglah KUA tempat nikah kami, KUA Kebayoran Baru adalah Juara 1 KUA Teladan Se-Jakarta Selatan. Jadi kami hanya dimintai biaya administrasi Rp 30,000 sesuai dengan peraturan yang berlaku. Mana dapet Bapak Penghulu yang baik hati dan murah senyum pula.. alhamdulillah ya Allah

inilah piala KUA teladan sodara-sodaraa

Habis mengurus admistrasi, kami diminta mengisi berkas kesiapan menikah. Isinya lucu banget, ada tentang udah bisa nabung atau belum, kapan ketemuannya, tau imunisasi tokso atau ngga, bisa baca quran atau ngga, tujuan nikah, dan lain sebagainya hahaha yaudah yaaah nanti diriku isi diwaktu pacaran yahh haha

Demikian proses administrasi sampai di KUA, selanjutnya ayah saya sebagai wali pernikahan harus datang menemui penghulu, lalu melengkapi berkas-berkas yang dikasih dari KUA.

kurang dari tiga bulan lagiii.. semoga lancar ya Allaah..

4 comments:

  1. Wah kalau begitu saya beruntung sekali dulu Din :D

    Dulu cuma urus ke kecamatan sama KUA. Itu ga bayar apa-apa sama sekali, alhamdulillah. Paling cuma jalan kaki keliling tebet (kebetulan lupa bawa dompet -_-)

    Istri cuma ke kecamatan sama KUA urus surat pengantar. Setelah itu diurus kenalan istri yang penghulu. MasyaAllah saat ini mudah banget :D

    Cuma setiap pasangan kan ada beda2 biar jadi kenangan masing-masing :)
    InsyaAllah kan cuma sekali ya Din :)

    Barakallah ya. Dinanti lho undangannya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah iya dit ngga bayar sama sekali? mungkin karena kenal yah.. Rejeki itu dit hehe alhamdulillah

      iyaaaa.. pengalamannya beda-beda tapi seru ya dit haha

      insya Allah dit, nanti yah

      Delete
  2. Selamat menunggu hari H-nya ya, Din...

    Terima kasih sudah berbagi pengalaman, saya masih ngumpul-ngumpulin keberanian untuk menikah tak lama lagi. Infonya sangat bermanfaat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya alhamdulillah sudah menikah 8 bulan lalu mas ijul.. Semoga segera dikuatkan niatnya dan keberaniannya ya mas.. terima kasih telah berkunjung :)

      Delete